Sabtu, 24 April 2010

Aku Percaya

Elang ku...

Waktu terus berlalu...
Seperti angin lalu...
Terasa begitu lama dan menyiksa...

Pertengkaran hebat itu terus membayangi...
Seperti hantu yang ingin menampakkan diri...
Rasanya ingin berlari, sejauh mungkin...

Kemarahan itu membahana, seperti suara rahwana...
Menciutkan nyali, hingga tak nampak lagi...
Bukan karena takut, aku tak menanggapi...
Tapi aq tak ingin kamu makin menjadi...

Teriakanmu, kekesalanmu, keangkuhanmu...
Seakan makin melambung kala bertemu dengan dengan masa-masa "sensiku"
Seakan tak ada ruang bagi kita untuk mengingat rasa indah diantara kita sebelumnya...
Egomu dan egoku, selalu menyisakan keangkuhan diantara kita...

Bukan kamu lupa cinta itu masih ada...
Akupun begitu, masih mengagumi rasa yang tercipta karenamu...

Elang ku...

Kini, Gengsi yang dulu ada, menguap seiring besarnya rasa ini...
Bukan waktunya menyalahkan dan mencari kesalahan...
Tapi melihat sisi dan ruang lain dari semua ini...

Bukan kamu dan aku saja yang merasakan sesak...
Tapi orang-orang disekitar kita...
Dan aku tidak mau kehilangan kamu, pun mereka...

Bukan sulit meminta maaf untuk semua yang terjadi...
Tapi kosong kalau hanya sebuah kata tanpa arti...
Akupun tau, bukan kamu tak mau...
Tapi kita sedang meresapi arti kata itu sendiri...

Elang ku...

Aku ingat saat perjuangan kita dmulai...
Dan aku tidak ingin berhenti sampai disini...
Mungkin kita membutuhkan sejenak saja ruang lain untuk melepaskan penat hati...
Mungkin kita perlu memberikan waktu untuk kita saling menepi....
Untuk kemudian kita kembali menghadapi kekacauan ini...

Dan aku percaya...
Kita bisa...


*gambar dari dipinjam dari getty image*
perjalanan kita akan lebih penuh warna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar