Rabu, 28 Oktober 2009

Catatan Pertama

Awalnya suka membaca blog, note ataupun post si ini, si itu, mas ini, mbak ini, mbak itu, ibu ini, ibu itu, pak ini dan pak itu, dilanjutkan dengan berkomen ria di di blog siapapun yang terasa menarik dan rajin saya ikuti....

Sebenarnya sejak lama saya gemar atawa hobby menulis, tapi selalu saja tidak punya keberanian untuk mempostingkannya apalagi meletakkannya dalam sebuah "layar" yang bisa dibaca oleh banyak orang......


Hingga akhirnya.....


Dua hari yang lalu, entah kenapa tiba-tiba saya diserang perasaan "bete" yang ga seperti biasanya. Tepat sehari sebelum saya merayakan hari kelahiran saya. Tidak biasanya saya merasaka perubahan perasaan secara tiba-tiba seperti yang baru saja terjadi. Saya menjadi sangat mudah tersentuh, sedikit saja hal yang tidak sesuai dengan hati dan pemikiran saya, pasti membuat saya semakin kesal dan mudah disulut amarah....haahhhh....


Akhirnya, "ke-betean" itu menjadikan saya orang yang "autis", yach demi menghindari perang batin dengan lingkungan di sekitar saya. Namun, ke-autisan saya, tidak perlu sampai benar-benar perlu menghilang dari "peredaran" ya..ya..ya..saya sebut "peredaran" karena saya masih tetap melaksanakan dan melakoni pekerjaan saya dikantor seperti biasanya, masih berinteraksi dengan teman-teman seperti biasanya hanya saja intensitasnya sangat-sangat minim.


Lama saya baru mampu menyadari bahwa saya dilanda perasaan "kesepian"....hyaaahhh....perasaan yang oleh media disebut-sebut sebagai biang keladi meninggalnya penyanyi lagu "black or white" yaitu Michael Jackson. Padahal klo saya melihat dari kacamata luar, alias awam, "apa" sih yang kurang dari seorang bintang legendaris, terkenal, banyak penggemar, dan sukses lagee....Huhuhu, rasa-rasanya ingin menangis sekeras-kerasnya karena ternyata merasakan "kesepian” itu jauh lebih tidak enak dari hampir semua perasaan apapun yang pernah saya rasakan.

Merasa ditinggalkan, merasa tidak dipedulikan, merasa diasingkan, merasa tidak berarti hingga akhirnya menarik diri yang pada akhirnya menjadikan diri sendiri semakin terasing dari pergaulan, itu sebagian dari perasaan yang mendera dikala "kesepaian" melanda jiwa...halah...suka lebay deh (maaf, hanya ingin menggambarkan betapa tidak nyamannya perasaan saya saat itu, hehehe).


Dan “bĂȘte” itu bermula dari ngrasa dicuekin oleh orang terdekat saya…oke..oke…(dia pacar saya)….ehm..ehm…pada akhirnya semua temen yang sebenarnya biasa-biasa saja bersikap kepada saya jadi terasa kok “nyebelin”, kok “gitu” yach???? Semua jadi terasa ga benar dan menyebalkan buat saya.


“Angot” deh jadinya……


Padahal setelah saya sampaikan apa yang saya rasakan, saya disambut dengan tawa kecil oleh pacar saya….ternyata dia hanya tidak mendengar chat dan pesan dari saya, hal kecil yang ternyata kalau tidak dikomunikasikan sangatlah mengganggu dan bisa meracuni hubungan, ya hubungan pertemanan, ya hubungan dengan pacar, bahkan hubungan kerja dengan boz….


Dilanjutkan dengan rasa sedih karena temen-teman terdekat saya di lokasi kerja sekarang akan segera mutasi ke daerah lain….huwaaaaa…..
Yang saya sebut barusan jauh lebih menyiksa dari perasaan sebelumnya……oh my God….


Dalam perasaan "bete" akibat merasa "kesepian" itu saya kembali membuka blog si mbak yang sudah lama saya ikuti perjalanannya yang selalu menginspirasikan ide-ide baru bagi saya, dan tulisan-tulisannya selalu membuat saya untuk lebih membuka diri dan membuka hati dalam kewaspadaan yang terukur.

Saya akhirnya kembali merasakan kebingungan, namun kebingungan kali ini justru membuat otak saya berpacu lebih cepat dari jantung saya untuk memahami bahwa apa yang saya rasakan saat itu adalah sebuah “rasa” yang tercipta karena saya sendiri, yang muncul karena sugesti buruk pikiran saya pribadi….dan saya tidak bisa seenaknya menyalahkan lingkungan dan teman-teman sekitar saya yang pada saat itu mungkin sibuk dengan pekerjaan dan pikirannya masing-masing.


Saya kembali berfikir, bahwa yang mampu membuat saya senang, happy, gembira dan ceria adalah diri saya sendiri. Semua itu datang dari pikiran saya sendiri, jadi saya pun harus memperbaiki pikiran saya sendiri. Saya akan merasa bahagia jika jiwa dan pikiran saya juga memberikan sugesti bahwa saya bahagia.


“Siapa lagi yang bisa membuat diri kita bahagia klo bukan diri kita sendiri”, saya sebenarnya sudah sering mendengar kalimat ini, dari teman, dari atasan dan beberapa daro blog, note dan post yang saya baca (maaf saya lupa alamat-alamat web-nya, nanti kalau ketemu saya infokan), namun kalimat tersebut seolah tidak berarti buat saya, sehingga sambil lalu saja saya mendengarkan, kemudian dengan mudah saya lupakan tanpa saya serap dan saya pahami arti dan maksud mereka menyampaikan kalimat tersebut.


Huhf, memang dasar saya yang bandel....jadinya gini deh....


Baru pada saat membutuhkan saja, saya mengingat semua petuah, masukan dan saran dari orang-orang terdekat saya.


Yach, tapi pada akhirnya saya bisa tersenyum kembali ketika saya bisa merasakan betapa menyenangkannya jika saya “ber-positif thinking” dalam menjalani hari-hari saya.


Jika saya “ber-positif thinking” dalam saya menghadapi orang-orang di sekitar saya, meskipun tetap harus waspada yang terukur, saya dapat lebih merasakan keberadaan saya di tengah-tengah mereka dan pastinya keberadaan mereka bagi saya....
Termasuk jika saya “ber-positif thinking” dalam menjalani hubungan saya dengan pacar saya....


Ternyata rasanya benar-benar luar biasa....


Jadi, semua berawal dari pikiran, dari hati dan dari jiwa kita sendiri....
Aaahhh....senangnya....



“It’s ok to feels sad and sorrow, just let it out….as long as u still can enjoy ur live”

Gambar di pinjam dari gettyimages.com

4 komentar:

  1. Hallow salam kenal yah. Ini kali pertama kita bersua via jejering maya yang istimewa ini. Semoga dengan pertemuan ini akan membawa kita terus melaju mengembangkan diri dengan memanfaatkan situs luar biasa ini. Trims!

    BalasHapus
  2. Hallow juga pelangi anak.....salam kenal juga. Terima kasih sudah mampir, saya baru belajar niech buat ngeblog yang asyik, hehehe.
    Jangan lupa kasih kritik dan masukan yach, boleh juga info" terbaru. Semoga sukses.

    BalasHapus
  3. Selamat pagi Mas...
    Mengenai cara meng-upload image/foto, biar di sebelah kiri dan kecil.....
    Khan tinggal memilih pilihan yang sudah disediakan pada proses upload image Mas. Jadi sampean pilihnya: Pada Choose a Layout, pilih 'left'...trus pada Image Size, pilih 'small'...begitu aja trus di upload, mudah sekali kok, coba dicermati lagi pada kotak dialog 'Upload Image'....untuk tulisan yang sudah di posting masuknya pada 'Edit Post' kemudian masuk trus pilih menu 'insert image'...nanti kan muncul kotak dialog 'Add an image from your computer'...nah trus tinggal klik pilihannya, mau None, Left, Center apa Right...coba lagi Mas...

    BalasHapus
  4. Terima kasih banyak mbak, kemarin sebelum entri post sudah saya coba cara yang mba sampaikan diatas....tapi mungkin karena jaringan yang tidak stabil kalii yach, makanya ga berhasil....hehehe

    Saya coba lagi, sekarang ajah, stlh beberapa lama jaringan gprs baru muncul lagi nih....ampun deh...hehehe

    btw, saya seorang perempuan loh mba!!!

    BalasHapus